KONFIGURASI ETHERNET DAN DHCP SERVER DGN WEBMIN DI LINUX REDHAT 9.0

Sasaran

Setelah memperaktekkan konfigurasi ini, pembaca diharapkan bisa :

  • Mengetahui dasar-dasar pengoperasian Webmin
  • Bisa mensetting ip address ethernet dan Bisa mengkonfigurasi Webmin untuk DHCP server

Prakondisi

Sebelum memulai pastikan konfigurasi computer anda sesuai dgn ketentuan di bawah ini :

  • Linux Redhat sudah di install Webmin
  • Client Windows XP untuk untuk test DHCP server

Program yang dibutuhkan

- webmin-1.450

Dukungan Platform

- RedHat Linux Versi 9.0

Pendahuluan

Pada ertikel sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana menginstall Webmin baik file instalasinya berbentuk rpm maupun tar.gz. jadi bagi teman2 yg belum mengerti cara instalasi webmin bisa membaca artikel kami sebelumnya dgn judul “INSTALASI WEBMIN DGN REDHAT 9.0”. titik berap praktek kita kali ini adalah lebih mengacu pada bagaimana mensetting ip addres system linux dan bagaimana mensetting DHCP server dgn webmin. adapun konfigurasinya kali ini adalah

  • Konfigurasi webmin kami lakukan melalui client dgn ip 192.168.10.2 yg terkoneksi ke eth1 pc linux. (sesuai konfigurasi sebelumnya)
  • Ethernet yg di setting nantinya adalah eth3 (pada pc server kami) dan di beri ip 192.168.100.1 melalui webmin.
  • Eth3 ini yang nantinya di setting menjadi DHCP server

Baiklah tanpa basa-basi kita mulai aja konfigurasinya.

A. SETTING IP ADDRES DI WEBMIN

  1. Setting Ip eth3 = 192.168.100.1

- Buka webmin dgn browser anda dan masukkan user dan password webmin maka akan muncul webmin seperti gambar berikut ini : (http://192.168.10.1:10000/ )

image002

- Lalu Pilih Networking
- Kemudian pilih Network Configuration
- Lalu Click Network Interface untuk mengkonfigurasi ethernet

image003

- Lalu Click eth2 untuk mengkonfigurasi IP addresnya

image004

- Lalu masukkan parameter sesuai konfigurasi berikut lalu pilih save (untuk menyipan konfigurasi)

image005

- Test konfigurasi dgn melakukan ping ke ip addres yg telah di buat.

[root@localhost /]# ping 192.168.100.1 

PING 192.168.100.1 (192.168.100.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.345 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.139 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.135 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.127 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=5 ttl=64 time=0.132 ms
— 192.168.100.1 ping statistics —

5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4006ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.127/0.175/0.345/0.086 ms
[root@localhost /]#

Apabila hasil pengecekan sesuai dgn diatas maka konfigurasi IP addres telah berhasil.

B. SETTING DHCP SERVER DGN WEBMIN

Adapun konfigurasinya adalah sebagai berikut :
- Pada tampilan awal webmin pilih Server – DHCP Server
Seperti gambit dibawah ini :image006

- Lalu pilih Add new subnet

- Isi data form sesuai gambar dibawah ini.

image007

- Adapun data yg di isi adalah

a. Subnet description : dhcp dgn webmin
b. Network address : 192.168.100.0 (jika ip 192.168.10.100 maka di isi 192.168.10.0)
c. Netmask : 255.255.255.0
d. Address ranges : 192.168.100.100 – 192.168.100.110 (ip yg akan diberiakan ke client)
e. Default lease time : 21600
f. Maximum lease time : 43200
g. Konfigurasi yang lain biarkan seperti semula.

- Apabila data sudah di isi sesuai data diatas maka click Create untuk membuat Subnet

image008

- Maka akan terbentuk sebuah sebnet yg bertuliskan ip 192.168.100.0
- Lalu Click 192.168.100.0 (dilingkarmerah) untuk melakukan pengeditan untuk client

image009

- Dari gambar diatas Click Edit Client Options

image010

- Isi data sesuai gambar diatas. Adapun data yg di isi adalah

a. Sebnet mask : 255.255.255.0
b. Domain name : contoh.co.id
c. Default routers : 192.168.100.1
d. DNS servers : 192.168.10.1 192.168.100.1 202.134.0.155 (ada tiga DNS yang dimasukkan, pengisian tiga DNS ini hanya diberi tanda spasi diantara dns1 dgn yang lainnya.
e. Konfigurasi yang lain biarkan seperti semula

- Kemudian Click save untuk menyimpan konfigurasi.

image011

- Kemudian Click save untuk menyimpan konfigurasi keseluruhan.

image012

- Kemudian centangkan ip 192.168.100.0 lalu click Apply Changes (untuk menjalankan service)

- Lakukan pengetesan service dari terminal untuk memastikan bahwa DHCP server tidak ada pesan error.

[root@localhost /]# service dhcpd restart
Shutting down dhcpd: [ OK ]
Starting dhcpd: [ OK ]

Apabila hasil pengecekan sesuai dgn diatas maka instalasi telah berhasil.

- Adapun hasil konfigurasi dhcp server dgn webmin adalah sebagai berikut

[root@localhost /]# vi /etc/dhcpd.conf
# file configuras /etc/dhcpd.conf 

ddns-update-style none;

# dhcp dgn webmin

subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {

option domain-name-servers 192.168.100.1 , 192.168.10.1 , 202.134.0.155;

max-lease-time 43200;

option domain-name “contoh.co.id”;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option routers 192.168.100.1;

default-lease-time 21600;

range 192.168.100.100 192.168.100.110;

}

C. Pengujian melalui Client Windows Xp

- Buka Network Conecctions – Click kanan di Local Area Connection lalu pilih properties

- Lalu pilih Internet Protokol (TCP/IP) dan click properties

image013

image014

image015image016

- Terlihat diatas bahwa lancard kita telah mendapatkan ip dari DHCP server.

Untuk melihat berapa ip yang di dapat oleh Client windows Xp yaitu :

- Click kanan di Local Area Connection kemudian pilih Status

- Ip yang di dapat adalah 192.168.100.108 Untuk melihat Secara Detail Click aja Detail

image017image018

- Adapun tampilan detailnya dalah sebagai berikut :

image019

- Lihat ip dari dos

C:’Documents and Settings’admin>ipconfig/all

Windows IP Configuration
Host Name . . . . . . . . . . . . : N800c
Primary Dns Suffix . . . . . . :
Node Type . . . . . . . . . . . . : Hybrid
IP Routing Enabled. . . . . . : No
WINS Proxy Enabled. . . . .: No
DNS Suffix Search List. . . .: contoh.co.id

Ethernet adapter Local Area Connection:
Connection-specific DNS Suffix . : contoh.co.id
Description . . . . . . . . . . . : Intel(R) PRO/100 VE Network Connection
Physical Address. . . . . . . . . . . . : 00-08-02-68-49-25
Dhcp Enabled. . . . . . . . . . . . . . ..: Yes
Autoconfiguration Enabled . . . . : Yes
IP Address. . . . . . . . . . . . . . . . . : 192.168.100.108
Subnet Mask . . . . . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . . . . .: 192.168.100.1
DHCP Server . . . . . . . . . . . . . . .: 192.168.100.1
DNS Servers . . . . . . . . . . . . . . . : 192.168.100.1
192.168.10.1
202.134.0.155
Lease Obtained. . . . . . . . . . : Sunday, January 10, 2010 12:02:16 AM
Lease Expires . . . . . . . . . . : Sunday, January 10, 2010 6:02:16 AM
C:’Documents and Settings’admin>

Syukur kepada Allah SWT atas segala Limpahan Rahmat dan Karunian-Nya. Selawat dan salam semoga tercurah kepada Baginda Rasulullah. Akhirnya selesai juga instalasi Webmin sebagai tool konfigurasi system berbasis Web sehingga kita dapat mengkonfigurasi server linux menjadi lebih mudah. apabila ada kekurangan dalam pembuatan artikel ini mohon maaf sebesar-besarnya. Saran/Kritik dan Konsultasi dapat anda Sampaikan Melalui

E-mail : ijaldmi@gmail.com

YM :ijaldmi@ymail.com

Bagi teman2 yg ingin bergabung dalam group fedora Dumai silakan bergabung di sini.

Salam,

Dumai, 8 januari 2010

Daerah Pesisir Kepulauan

Abu Fauzan bin Pajalangi

5 Tanggapan

  1. Pak.. saya belum mengerti… saya pemula dalam hal networking saya mau buat DHCP server dengan Spesifikasi :
    Ip Address Suda diberi Otomatis Oleh Modem Speedy, Eth0 menjadi :192.168.1.4
    Default Routers/Ip Modem Speedy : 192.168.1.1
    Sedangkan Eth1 ipnya saya beri alamat : 192.168.0.1

    Saya hanya punya 2 Eth saja , rencananya mau buat Server DHCP di Kantor. itu Gimana Cara Konfigurasinya biar jalan , melalui Webmin. Terima Kasih.

  2. @kang samsul: saya sudah berhasil install dhcp do webmin, dan untuk clien sudah berjalan. Saya ingin menanyakan sbb :
    Saya punya 2 buah AP, dengan pembagian setiap AP konek beberapa clien. Bisakah di dhcp webmin ini sekaligus mengarahkan clien ke AP yang kita inginkan, selama ini saya saring di AP dengan menggunakan mac add yg ada di AP. Tapi kerja AP saya jadi lebih berat.
    sebagai contoh ke AP 1 saya inginkan clien dengan mac ad 00:00:00:00:01 dgn ip 192.168.1.5 nah ini secara otomatis akan mengarah ke AP 1, bagaimana cara membuatnya kang. Atas informasi dan tutorialnya saya ucapkan banyak terimakasih.

    • dulu saya pernah coba modem ADSL yang dilengkapai dgn AP. dimana modem adsl itu port modem nya rusak jadi saya hanya memanfaatkan AP Modem ADSL saja. kebetulan saya pakai redhat9. dhcp server di modem Di Off kan. Lalu AP(wifi modem) di on kan. lalu dhcp dari Redhat trus ethernet redhat di colokin ke salah satu port network di modem, Alhamdulillah berhasil.mungkin bisa coba pengalaman saya ini. untuk dhcp with mac address. ya tinggal di konfigurasi saja dhcp redhatnya /etc/dhcpd.conf

      Semoga membantu
      Terima kasih udah berkunjung.

  3. mohon ijin tempel di blog saya om

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.